Tata Cara Budidaya Jangkrik Bagi Pemula

No ratings yet.

budidaya jangkrikTata Cara Budidaya Jangkrik Bagi Pemula. Jangkrik adalah salah satu jenis serangga yang digunakan sebagai pakan burung. Maka dari usaha ternak jaangkrik banyak digeluti oleh banyak kalangan. Selain perawatannya yang relative mudah, usaha ternak jangkrik juga tidak terlalu membutuhkan modal yang besar. Banyak sekali para wirausahawan yang bergerak dibidang dan mampu survive hingga saat ini. Hal tersebut membuktikan bahwa ternak jangkrik merupakan salah satu jenis usaha yang atu untuk dijalankan dan memilki prospek untuk jangka panjang. Berikut ini adalah cara budidaya jangkrik dengan tepat.

Bibit dan Induk Jangkrik

Induk jangkrik yang memiliki kualitas terbaik adalah induk yang di dapatkan di alam. Terutama untuk induk jantan. Rata-rata iduk yang berasal dari alam memiliki ketahanan tubuh yang lebih kuat dan juga lebih agresif. Jika Anda kesulitan mendapatkan induk di alam, sebaiknya Anda membeli pada peternak jangkrik kandang. Namun khusus untuk betina saja, untuk induk jantan tetap ambillah dari alam. Perkembangbiakan induk jantan dari alam lebih cepat daripada di kandang. Sebab induk jantan alam jauh lebih agresif.

Ciri – ciri indukan betina yang unggul :

  • Sungut atau antenna dalam kondisi baik (masih terdapat 2 sungut).
  • Berkaki lengkap dan memilki pergerakan yang agresif.
  • Pada bagian btubuh dan bulu berwarna hitam pekat.
  • Apabila disentuh, cairan akan keluar dari mulut dan dubur sang betina.

Ciri indukan jantan yang unggul :

  • Mengeluarkan suara yang bagus.
  • Pada permukaan sayap dan punggung memiliki teksture kasar apabila disentuh, bergelombang serta tidak mempunyai ovipositor pada bagian ekor.
  • Pergerakan jangkrik cenderung agresif.

Pemeliharaan Jangkrik

Agar jangkrik tidak terkontaminasi dengan zat-zat yang berbahaya dan juga racun, sebaiknya Anda melakukan pembersihan kandang secara rutin. Letakkan kaki kandang diatas mangkuk air agar tidak ada serangga lain yang masuk kekandang dan memanggsa jangkir. Selain itu oleh lumpur secara merata pada bagian luar kandang. Zat-zat yang terkandung di dalam lumpur dapat berfungsi sebagi penyerap racun. Dengan begitu, jangkrik dapat terhidar dari penyakit dan hama.

Selain kandang, sebaiknya Anda juga memperhatikan kualitas pakan,sebaiknya Anda juga memperhatikan waktu pemberian pakan. Usahakan untuk memberi pakan secara rutin setiap harinya. Terutama untuk jangkrik yang baru saja menetas.

Pemberian Pakan

Ada beberapa jenis pakan yang dapat Anda gunaka, antara lain voor, sayuran, ubi dan dedaunan. Penggunaan voor dapat Anda berikan pada jangkrik yang berusia 1 – 10 hari. Hal ini bertujuan agar jangkrik dapat terstimulus sehingga pertumbuhan jangkrik menjadi cepat.

Setalah lebih dari 10 hari, Anda dapat memberikan pakan secara rutin dan selang-seling dengan menggunakan sayuran dan pakan lainnya. Untuk jangkrik yang siap kawin, gunakan pakai seperti wortel, jagung muda, daun singkon dan mentimun. Usahakan dalam pemberian pakan, gunakan pakan yang memiliki kandungan air yang cukup.

Pemeliharaan Jangkrik

Bersihkan tatakan untuk kaki kandang setiap 2hari sekali. perhatikan juga kelembapan kandang. Usahakan kandang selalu bersih utuk mengurangi asam basah di sekitar area kandang.

Perlu diperhatikan, hanya jangkrik yang berusia 10 hari dari hari penetasan yang dapat dikeluarkan dari kotak penetasan. Pestikan Anda memberi makan jangrik dengan cukup. Karena pada usia tersebut, jangkrik rentan sekali kanibalisme yang nantinya justru dapat membuat hasil panen jauh lebih sedikit.

Nah, itulah tadi ulasan singkat mengenai tata cara budidaya jangkrik. Semoga bermanfaat bagi Anda.

Facebook Comments

Please rate this