Manfaat Makanan Pedas Untuk Kesehatan

Diposting pada

makanan pedas kekinianManfaat Makanan Pedas Untuk KesehatanBagi para pecinta makanan pedas, biasanya makan terasa kurang lengkap jika menyantap lauk-pauk tanpa kehadiran cabai atau sambal untuk teman makan sampai keringat mengalir deras di dahi. Berbahagialah Anda yang menyukai makanan pedas seperti sambal. Mengapa? Hal ini karena selain berfungsi sebagai penambah rasa dan menggugah selera makan, penelitian menunjukkan bahwa sambal memiliki beberapa efek positif tersembunyi bagi kesehatan Anda.

Cabai baik merah, hijau, rawit, keriting kaya akan capsaicin. Capsaicin/ Kapsaisin merupakan senyawa komponen bioaktif yang memiliki banyak manfaat terhadap ketahanan tubuh terhadap infeksi. Menurut Huffington Post, capsaicin saat digunakan sebagai pengobatan lokal dapat membantu meringankan rasa sakit. Mengonsumsi cabai juga dapat membantu merangsang kerja ginjal, paru, dan jantung sekaligus meningkatkan performa sistem kekebalan dalam tubuh.

Kapsaisin adalah komponen aktif dari cabai, yang merupakan tanaman dari genus Capsicum. Zat ini menyebabkan iritasi pada mamalia, termasuk manusia, dan menghasilkan sensasi terbakar di jaringan mana pun yang bersentuhan dengannya. Wikipedia

Agar lebih yakin, berikut adalah 5 alasan yang mungkin mengejutkan Anda mengapa makanan pedas baik untuk Anda.

Manfaat Makanan Pedas Untuk Kesehatan

  1. Menurunkan Berat Badan

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sensasi panas dari capsaicin mendorong stimulasi lemak cokelat yang bisa mendorong kinerja metabolisme tubuh melonjak hingga lima persen. Peningkatan kerja metabolisme tubuh ini akan menghasilkan pembakaran lemak yang lebih optimal, yaitu mencapai 16 persen. Artinya, saat anda mengkonsumsi ayam goreng dicocol sambal merah favorit Anda sama saja dengan kegiatan membakar kalori. Studi lain juga menunjukkan bahwa capsaicin memiliki efek termogenik yang bisa membuat tubuh membakar ekstra kalori selama dua puluh menit setelah makan.

Studi di atas juga mendukung studi-studi terdahulu yang mengaitkan mengkonsumsi cabai merah dalam kaplet dosis tinggi dengan penurunan nafsu makan dan peningkatan aktivitas pembakaran kalori. Dari Kedua studi ini berhasil menyimpulkan bahwa cabai dalam dosis tinggi maupun takaran normal dalam resep masakan biasa menawarkan manfaat yang sama. Selain itu, mengkonsumsi makanan pedas juga membantu menekan nafsu makan dan keinginan ngidam, serta menurunkan jumlah kalori yang Anda makan.

Baca Juga: Cara Diet Alami Dan Cepat Menurunkan Berat Badan

Bukan berarti untuk meraih berat badan ideal itu dengan menghabiskan berpiring-piring sambal uleg. Mengkonsumsi makanan pedas untuk program diet boleh saja, namun juga diimbangi dengan olahraga rutin dan gaya hidup sehat.

  1. Kesehatan Jantung Yang Lebih Baik

Sebuah studi menunjukkan bahwa budaya yang paling banyak mengkonsumsi makanan pedas salah satunya Indonesia memiliki peluang insiden yang lebih rendah terhadap serangan jantung dan stroke. Hal ini dikarenakan kandungan capsaicin/ Kapsaisin dalam cabai efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Vitamin A dan C yang terkandung didalam cabai memperkuat dinding otot jantung, dan sensasi hangat dari capsaicin dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.

Baca Juga: 10 Makanan Sehat Bergizi Yang Mudah Didapat

Capsaicin juga bisa membantu mencegah pembekuan darah. Kenyataannya, Kapsaisin sampai saat ini masih terus diteliti berbagai manfaatnya dalam mengatasi masalah sirkulasi darah, pengerasan arteri, dan ritme jantung abnormal (aritmia jantung).

  1. Umur Panjang

Hobi Makan Pedas Ternyata Dapat Membuatmu Panjang Umur. Mengutip Health berdasarkan penelitian besar dari Cina, pecinta makanan pedas dapat memiliki peluang umur panjang yang lebih tinggi meskipun hanya sedikit  daripada mereka yang tidak suka mengkonsumsi makanan pedas sama sekali. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi makanan pedas hampir setiap hari memiliki 14% penurunan risiko kematian, dan mereka yang mengkonsumsi makanan pedas hanya dua kali seminggu menurunkan risiko kematian hingga 10 persen, dibandingkan dengan orang-orang yang mengkonsumsi makanan pedas hanya satu kali seminggu.

Di antara partisipan perempuan, mereka yang suka makan makanan pedas dikaitkan dengan rendahnya kematian akibat kanker, juga penyakit jantung dan gangguan pernapasan.

  1. Mencegah Kanker dan Tumor

Capsaicin telah dibuktikan dapat mengaktifkan reseptor sel dalam lapisan dalam usus untuk menciptakan reaksi yang dapat menurunkan risiko pertumbuhan tumor dengan mematikan reseptor yang over-reaktif.

Dilansir dari Self, menurut American Association for Cancer Research, senyawa capsaicin (yang juga ditemukan dalam kunyit) memiliki kemampuan untuk mematikan beberapa jenis kanker dan sel leukemik. Peneliti juga menemukan bahwa capsaicin dapat membunuh 80 persen kanker prostat (pada tikus) tanpa membahayakan sel-sel normal di sekitarnya.

Capsaicin juga sering dikaitkan keefektivitasannya terhadap pengobatan kanker payudara, pankreas, dan kandung kemih. Cabai juga mengandung sifat anti-peradangan. Cabai dinilai sangat manjur untuk melindungi Anda dari borok (ulkus) dalam perut. Luka dalam perut yang diakibatkan oleh bakteri H.pylori penyebab pertumbuhan bisul, dan capsaicin dapat membantu untuk membunuh koloni bakteri tersebut. Satu studi menemukan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi Chinese food, yang mengandung lebih sedikit konsentrasi capsaicin, memiliki tiga kali peluang lebih besar untuk mengembangkan borok dalam perut dibanding kelompok orang-orang yang mengonsumsi makanan pedas ala Melayu atau India yang memiliki konsentrat rempah dan capsaicin lebih tinggi.

  1. Meringankan Sinusitis

Biasanya saat anda kepedasan hidung anda akan berair. Capsaicin yang terdapat dalam cabai mirip dengan senyawa yang ditemukan dalam banyak ramuan obat dekongestan, sehingga semakin pedas sambal Anda, semakin berair pula hidung Anda.

Saat anda mnegalami pilek, ada baiknya untuk menambahkan sejumput bubuk cabai kering ke dalam secangkir teh hangat. Minum perlahan sambil menghirup uap hangatnya untuk membantu merangsang membran mukus yang melapisi saluran hidung anda yang bermanfaat untuk menguras lendir, sehingga Anda dapat bernapas lebih baik. Vitamin A dalam kapsaisin juga sangat kaya, yang membantu penguatan membran mukus. Membran mucus ini berfungsi sebagai pelindung untuk mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh melalui hidung.

Jangan Pula Berlebihan Makan Makanan Pedas

Sekarang Anda sudah paham mengenai beragam potensi manfaat kesehatan dari makan makanan pedas, namun tidak boleh mengkonsumsinya secara berlebihan.

Anda harus membatasi makanan pedas di malam hari. Karena mengonsumsi makanan pedas menjelang waktu tidur bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang membuat Anda hampir pasti kesulitan untuk tidur nyenyak. Sekalipun Anda termasuk orang yang bisa makan makanan pedas tanpa harus sakit perut melilit, sambal dan makanan pedas dikaitkan dengan panjangnya waktu terjaga di malam hari dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat tidur pulas, ini akibat dari capsaicin yang mempengaruhi pola tidur Anda dengan mengubah suhu tubuh Anda.

Menurut dokter dan para ahli menyarankan Anda untuk mengkonsumsi makanan pedas setidaknya 2-3 kali seminggu. Sekian ulasan saya mengenai manfaat makanan pedas, semoga bermanfaat bagi anda. Terima kasih.