Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Saat Trimester Kedua

Gizi Ibu Hamil
Gizi Ibu Hamil

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Saat Trimester Kedua. Memperhatikan asupan dan kebutuhan gizi ibu hamil pada saat usia janin memasuki trimester kedua sangat penting. meskipun ibu sudah tidak mengalami morning sickness atau sudah berkurang gejalanya.  Asupan nutrisi selama kehamilan tetap dibutuhkan untuk mengoptimalkan perkembangan janin. Juga mengurangi resiko seperti keguguran.

Pada trimester kedua yaitu di minggu ke 13 sampai 28, biasanya organ tubuh, syaraf dan otot janin sudah terbentuk. Begitu juga dengan fungsi inderanya lebih peka. Janin di trimester kedua biasanya mulai bisa menghisap, bernafas dan menelan. Ukuran janin dan rahim juga semakin membesar.

Untuk menghindari resiko-resiko yang tidak diinginkan, berikut ini penjelasan @MasPenulis tentang asupan yang baik untuk kehamilan trimester kedua.

Kebutuhan Gizi Ibu Hamil Saat Trimester Kedua

Asam Lemak Omega-3

Kebutuhan gizi ibu hamil trimester kedua yaitu asam lemak omega-3. kandungan asam lemak essensial yang bersifat tak jenuh sangat baik dan memberikan manfaat bagi tubuh ibu dan janin. Asam lemak omega-3 berfungsi membantu perkembangan otak dan sistem saraf janin, membantu mengoptimalkan perkembangan otot dan mata serta mencegah terjadinya cacat pada bayi.

Sumber asam lemak omega 3 yaitu DHA (asam docosahexaenoic), EPA (asam eicosapentaenoic) dan juga ALA (asam alfa-linolenat). Asam lemak omega 3 bisa anda dapatkan dengan mengonsumsi Ikan salmon, ikan tuna, sarden, daging ayam, Tahu, Kacang-kacangan, dan buah Alpukat.

Karbohidrat

Karbohidrat sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil. Tentu anda juga sudah mengetahui peranan Karbohidrat bagi tubuh anda yaitu sebagai pemasok kebutuhan energi agar ibu hamil  tidak mudah lemas atau letih. Akan tetapi jika anda memiliki diabetes anda harus tetap perhatikan jumlah karbohidrat yang masuk.

Ada beberapa sumber karbohidrat pengganti nasi putih khususnya bagi para diabetes misalnya, Ubi jalar, Talas, Havermut, Buah berri stroberi, blueberri, arbei, Buah pisang, Kentang, Oat, Nasi merah, dan Roti gandum.

Asam Folat

Asupan penting lainnya yaitu vitamin B 12 atau yang lebih dikenal sebagai Asam folat, nutrisi dari asam folat harus dipenuhi saat masa kehamilan untuk mengurangi resiko bayi lahir cacat. Kandungan dari asam folat mampu meningkatkan produksi sel darah merah, mencegah keguguran, serta membantu pertumbuhan jaringan pada janin.

Anda bisa dapatkan nutrisi asam folat dari sayur bayam, lobak, kubis, selada, buah mangga, jeruk, lemon, stroberi, tomat, kiwi, jeruk bali, melon, kacang polong, juga dari Gandum utuh havermut, sereal, dan tepung jagung.

Zat Besi

Kandungan Zat besi juga diperlukan saat masa kehamilan. Mineral ini berfungsi untuk membantu sistem pengangkutan oksigen dalam tubuh, meningkatkan volume darah, meningkatkan pasokan energi, membantu membentuk plasenta, memperkecil resiko bayi lahir prematur serta mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. Berikut ini sumber makanan yang mengandung zat besi. Seperti, Kacang hijau, kacang polong, Sayur bayam, sawi, kangkung, kubis, selada, susu, daging sapi, dan daging ayam.

Kalsium

Kalsium berfungsi membantu pertumbuhan tulang janin dalam kandungan serta tentunya bermanfaat bagi ibu agar tidak sakit tulang (misalnya saja osteoporosis, bungkung dan sejenisnya). Selain itu, kalsium juga dapat membantu pertumbuhan kuncup gigi bayi serta mengatur cairan dalam tubuh.

Berikut makanan yang memiliki sumber kalsium seperti, Susu, Telur, Keju pasteurisasi, Yogurt, Kacang putih, Tahu, Ikan salmon, Kacang almond, Kubis, dan Lobak hijau. Baca Juga: Sayur Bayam Sumber Kalsium 

Serat

Serat sangat berperan penting bagi Ibu hamil yang rentan mengalami sembelit atau susah BAB. Serat berfungsi melancarkan sistem dan proses pencernaan ibu hamil. Berikut beberapa sumber yang memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Seperti, Terong, brokoli, bayam, kangkung, sawi, kubis, kacang panjang, kacang almond, pisang, buah pir, pepaya, blackberry dan stroberi.

Vitamin C

Vitamin C berfungsi sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh ibu agar tidak mudah terserang virus dan berbagai jenis penyakit. Selain itu, vitamin C membantu penyerapan zat besi dalam tubuh, meningatkan fungsi paru-paru, mengomptimalkan proses metabolisme, dan membantu pertumbuhan tulang juga  sendi.

Sayur-sayuran dan buah-buahan berikut ini yang memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Seperti, Paprika, brokoli, kubis, kembang kol, buah jeruk, tomat, stroberi, mangga, apel, jeruk bali, melon, kiwi, dan lemon.

Vitamin B6 (piroksidin)

Pada masa trimester kedua, mengonsumsi vitamin B6 selama kehamilan dapat membantu mengurangi gejala mual dan muntah, mengatasi masalah anemia, membantu pembentukan sel darah merah, meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga stabilitas fungsi syaraf, serta mengoptimalkan proses metabolisme.

Anda bisa mendapatkan kandungan vitamin ini dari beberapa jenis sayur dan buah seperti, Pisang, Susu, Bayam, Telur, Wortel, Sereal, Daging, Kacang-kacangan, Ikan-ikanan, dan Keju.

Zink

Ibu hamil juga sangat dianjurkan untuk meningkatkan asupan mineral zink. Kandungan Mineral ini mampu memaksimalkan proses tumbuh kembang janin, pembentukan DNA, melancarkan metabolisme tubuh ibu dan janin, mengurangi resiko bayi lahir prematur, keguguran dan serta masalah kehamilan lainnya.

Berikut ini beberapa sumber yang memiliki kandungan zink yaitu Daging sapi, hati sapi, Ikan salmon, Keju, Susu, Kacang almond, Kacang mete, Biji labu, Biji bunga matahari, Tahu, Tempe dan Beras merah. Baca Juga: Manfaat Zink Untuk Kesehatan

Perbanyak Minum Air putih

Selama masa kehamilan sebaiknya perbanyak minum air putih untuk mencegah ibu dari dehidrasi, selain itu membantu mengeluarkan toksin atau racun dari dalam tubuh, membantu mengurangi morning sickness, melancarkan prederan darah serta membantu penyerapan nutrisi. minumlah air putih sedikitnya 8 gelas perhari.

Demikianlah beberapa asupan penting saat hamil trimester kedua. Semoga bermanfaat bagi anda.