Ciri Atau Tanda Awal Kehamilan

Ciri Atau Tanda Awal Kehamilan
Ciri Atau Tanda Awal Kehamilan

Ciri Atau Tanda Awal KehamilanPara wanita yang telah menikah terkadang tidak sadar akan tanda-tanda kehamilan. Tidak sedikit dari mereka baru menyadari saat janin memasuki usia 2 bulan. Pada usia ini biasanya ada beberapa tanda yang mulai terlihat. Baik dari bentuk fisik maupun gejala-gejala lain yang mempengaruhi kondisi ibu hamil.

Proses dari Zigot perlahan-lahan berubah menjadi embrio yang mulai membentuk janin dengan ukuran kira-kira 1,5 cm. lalu,  organ-organ janin tersebut juga mulai terbentuk, misalnya mulai terbentuknya kelopak mata, hidung, tulang rawan, tangan dan kaki. Plasenta juga ikut berkembang lebih sempurna. Berikut ini @MasPenulis ulas beberapa tanda-tanda kehamilan:

Ciri Atau Tanda Awal Kehamilan

Hasil testpack 2 garis atau Tanda +

Testpack mudah anda temukan di apotek-apotek terdekat. Alat ini berfungsi untuk mengetahui hasil positif atau negatif pada tanda-tanda kehamilan. Jika seorang wanita yang telah mengandung selama dua bulan, kemudian melakukan cek dengan menggunakan testpack maka sudah pasti hasilnya dua garis atau tanda positif. Hal ini disebabkan kadar hormon HCG (human chorionic gonadotropin) yang cukup tinggi dalam urine ibu hamil, Sehingga mudah terdeteksi oleh testpack. Hormon HCG terbentuk saat sel telur dibuahi oleh sperma.

Kulit tampak lebih kusam

Ketika hamil biasanya ibu akan mengalami perubahan kulit. Dimana biasanya wajah tampak lebih kusam atau terlihat pucat. hal itu normal terjadi pada ibu hamil, jadi tidak perlu khawatir kondisi kulit anda akan kembali normal setelah masa kehamilan memasuki trimester kedua.

Adanya guratan pada perut (striae gravidarum)

Munculnya guratan-guratan kecil pada perut juga menjadi tanda-tanda kehamilan memasuki bulan kedua. Kulit perut terlihat seperti retak-retak dan warnanya dominan kecoklatan. Dalam istilah  kedokteran, kondisi ini disebut striae gravidarum. Hal ini wajar terjadi pada wanita hamil, jadi anda tidak perlu khawatir. Perubahan pada hormon ibu yang membuat hal tersebut terjadi, sehingga kulit mengalami perenggangan. Tetapi, tidak semua ibu hamil mengalami gejala seperti ini.

Perut kembung

Takperlu kaget bila anda mengalami perut terasa kembung saat hamil di bulan kedua.  Keadaan ini disebabkan kenaikan kadar hormon progesteron dalam tubuh. Sehingga menyebabkan otot-otot pencernaan mengalami relaksasi. Dan akibatnya ibu pun akan merasakan perutnya seolah sesak serta ingin buang angin terus-menerus. Bila tanda ini terjadi anda tidak perlu khawatir, sebab kasus perut kembung saat hamil juga sering terjadi. Walaupun tak semua ibu hamil mengalaminya.

Untuk memperkecil risikonya, sebaiknya hindari makanan pemicu gas. Seperti kacang-kacangan, brokolo, kubis, bawang bombany, minuman bersoda dan gorengan. Selain itu, batasi juga pengonsumsian makanan berkolesterol tinggi sebab bisa menganggu fungsi pencernaan. Baca Juga: Cara mengatasi mual saat hamil

Perubahan emosional

Ciri-ciri untuk hamil 2 bulan berikutnya adalah perubahan emosional yang sering terjadi pada ibu hamil. Biasanya saat hamil, emosi anda akan cenderung lebih sensitif akan segala hal. Mudah merasa marah, sedih, senang, bahkan berdandan pun juga malas. Suasana hati yang mudah berubah ini dipengaruhi oleh perubahan produksi hormon hCG, estrogen dan progesteron dalam tubuh, yang mudah naik ataupun turun.

Kondisi ini mencapai puncaknya di awal kehamilan, tepatnya di trimester pertama. Ketika memasuki trimester kedua biasanya kadar hormon mulai stabil. Sehingga emosi jadi gampang dikendalikan.

Morning Sickness

Morning sickness juga menjadi salah satu ciri-ciri hamil 2 bulan. Kondisi ini ditandai dengan mual, muntah, tubuh lemas, dan nafsu makan menurun. Selain itu, biasanya indra penciuman akan lebih peka. Sehingga saat mencium aroma tertentu maka ibu cenderung mudah mual. Keadaan ini juga dipengaruhi oleh perubahan hormon. Umumnya terjadi pada minggu ke-6 sampai 13 pada masa kehamilan.

Payudara terasa kencang dan nyeri

Hormon yang meningkat pada masa kehamilan juga mempengaruhi kondisi payudara ibu. Biasanya payudara akan terasa lebih kencang dan membesar karena adanya pelebaran pembuluh darah. Selain itu, ibu juga akan merasakan nyeri di area payudara. Keadaan ini umum terjadi pada awal kehamilan. Umumnya saat 2-3 bulan pertama kehamilan.

Areola payudara menggelap

Selain rasa nyeri, terdapat juga perubahan lain yang bisa diamati pada payudara. Yakni perubahan warna aerola yang tampak lebih menggelap. Selain itu, puting juga lebih sensitif. Kondisi ini dipengaruhi oleh kenaikan hormon estrogen dan progesteron, serta disebabkan peningkatan aliran darah pada payudara.

Susah BAB

Ibu hamil juga akan mengalami gejala susah BAB. Menurut beberapa studi, hal tersebut terjadi karena disebabkan kenaikan kadar progesteron dalam tubuh yang menyebabkan lambatnya proses pencernaan. Untuk mengatasi hal ini, ibu hamil disarankan mengonsumsi makanan berserat seperti sayuran, buah-buahan dan sebagainya. Susah BAB? Baca : Manfaat Buah Naga Untuk Ibu Hamil

Punggung terasa sakit

Kondisi rahim yang semakin membesar tidak hanya membuat perut buncit. Tetapi juga menimbulkan rasa nyeri pada punggung. Hal ini dikarenakan adanya tekanan dari rahim terhadap pembuluh darah, saraf dan tulang belakang tubuh sehingga menimbulkan rasa berat dan sakit punggung. Tapi tidak usah khawatir, ini kondisi yang normal terjadi pada ibu hamil. Untuk mengatasinya, Anda bisa meletakkan bantalan di bawah punggung saat tidur. Menjaga tubuh agar tetap berada pada postur yang benar, hindari berjalan atau duduk sambil membungkuk.

Tangan dan kaki tampak bengkak

Pembengkakan pada daerah tangan ataupun kaki sering terjadi saat wanita hamil. Hal ini terjadi karena  adanya peningkatakan volume darah dalam tubuh. sebaiknya jangan duduk terlalu lama agar pembengkakan tidak semakin parah. Anda juga bisa melakukan senam khusus bagi ibu hamil yang bertujuan untuk melancarkan aliran darah dalam tubuh.

Pertumbuhan rambut dan bulu-bulu halus lebih cepat

Pertumbuhan rambut dan bulu-bulu halus yang lebih cepat saat hamil sering terjadi karena meningkatnya kadar hormon dalam tubuh. Umumnya bulu akan tumbuh cepat dan semakin lebat. Tapi tidak perlu khawatir, karena keadaan tersebut tidaklah permanen. Kondisi seperti itu akan menghilang pasca melahirkan.

Mudah merasa lelah

Ciri lainnya yang sering terjadi pada ibu hamil muda yaitu mudah merasa lelah. Kondisi ini disebabkan  karena produksi hormon yang tidak stabil. Perbanyak waktu istirahat supaya kondisi stamina anda lebih terjaga dan juga agar tidak mudah sakit.

Nyeri perut

Nyeri pada perut bisa terjadi saat awal kehamilan. Rasa nyeri ini mirip saat menstruasi, terkadang terasa mulas seperti ingin BAB. Hal ini disebabkan karena kontraksi yang terjadi dalam rahim. Rasa nyeri terjadi pada usia janin baru 2 atau 3 bulan, kondisi ini mungkin terjadi sampai usia janin masuk 6 bulan.

Sakit kepala

Sakit kepala sering terjadi di awal kehamilan, meskipun tidak semua ibu hamil mengalaminya. Konsumsilah makanan yang bergizi dan perbanyak beristirahat untuk mengurangi gejala ini.

Ciri Atau Tanda Awal Kehamilan

Itulah beberapa tanda dari kehamilan memasuki usia dua bulan, untuk para ibu hamil sebaiknya juga anda konsultasikan ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan janin. Konsumsilah makanan yang bergizi untuk menjaga kondisi kesehatan anda dan janin. Semoga bermanfaat.