Cara Menyikat Gigi Yang Benar

Cara Menyikat Gigi Yang Benar
Cara Menyikat Gigi Yang Benar

Cara Menyikat Gigi Yang Benar. Menyikat gigi adalah rutinitas setiap hari. Dengan langkah yang sama yaitu gosok, kumur, buang, dilakukan sedikitnya dua kali sehari. Kebiasaan menyikat gigi mungkin sebagian besar masyarakat  sudah diajarkan sejak kecil. Tapi, cara menyikat gigi yang benar, belum semua masyarakat mengetahuinya.

Jika anda tau cara yang benar dalam menyikat gigi, itu akan sangat baik dan efektif membantu anda menghindari masalah gigi dan gusi. Masalah gigi yang sering dialami misalnya gigi berlubang. Lalu masalah pada gusi atau sering disebut gingivitis adalah peradangan pada gusi, dan gingivitis telah dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan . seperti, gangguan jantung, penyakit ginjal, diabetes , dan kanker.

Salah satu masalah yang serius misalkan kanker pankreas. Hal tersebut disebabkan karena bakteri ini diperkirakan masuk melalui aliran darah dan menggerogoti jaringan pankreas. Berikut @MasPenulis akan jelaskan beberapa kesalahan dalam menyikat gigi

Cara Menyikat Gigi Yang Benar

Menyikat gigi terlalu sebentar

Idealnya berapa menit menggosok gigi? Menurut beberapa ahli gigi, menyikat gigi setidaknya dilakukan selama dua menit. Tapi, kebanyakan orang khususnya dewasa sangat cepat dalam menyikat gigi, bahkan kurang dari semenit. Menyikat gigi sangat penting dilakukan selama dua menit, agar bakteri di gigi bisa terlepas. Untuk mengetahui berapa menit anda menyikat gigi, sebaiknya gunakan stopwatch atau sekarang ini sudah ada sikat gigi elektrik yang memiliki alarm yang akan berbunyi jika sudah dua menit. Menyikat gigi secara merata, dari bagian gigi depan, belakang, atas-bawah, gigi bagian dalam dan samping setidaknya 30 detik setiap bagiannya.

Menggosok gigi terlalu keras

Saat menggosok gigi, jangan anda samakan kekuatannya seperti menggosok kerak lengket di punggung wajan penggorengan. Hal itu akan membahayakan kesehatan gigi. Banyak persepsi, bahwa menggosok gigi dengan keras akan membuat bakteri dan plak lepas dari gigi. Padahal itu salah, jika terlalu keras justru bisa menyebabkan jaringan gusi stres berat dan menyebabkannya gigi merosot longgar, dan memperlihatkan sebagian akar gigi. Jangan terlalu sering juga menyikat gigi karena dapat membuat lapisan terluar gigi, alias enamel, lebih cepat aus dan merusak gusi Anda. Sikat gigi pada pagi dan malam saja.

Asal gosok saja

Jangan asal saat menggosok gigi. Lakukan dengan benar dan merata. Caranya, Konsentrasikan menggosok gigi sampai tuntas di setiap daerah gigi. Cara benar menyikat gigi dengan gerakan sapuan memutar, sikat secara lembut hingga ke seluruh bagian. Hal tersebut dilakukan supaya plak-plak yang menempel lepas. Jangan lupa untuk membersihkan lidah agar plak yang menempel dilidah terbuang.

Buru-buru berkumur setelah menyikat gigi

Gunakan pasta gigi saat menggosok gigi. Setelah menyikat gigi, segeralah kumur-kumur dan buang busa dari pasta gigi yang ada dimulut. Pastikan berkumur hingga bersih.

Langsung menyikat gigi setelah makan

Jangan membiasakan diri langsung menyikat gigi setelah makan. Harus ada jeda, setidaknya 30 menit. Ada beberapa  penelitian yang melakukan riset tentang ini, dan menunjukkan bahwa menyikat jangan dilakukan segera setelah makan, karena makanan yang dikonsumsi  terutama yang bersifat asam, yang mengandung sitrat, seperti jeruk, grapefruit, dan lemon, akan melemahkan enamel gigi. Jika ingin menyikat gigi minumlah air putih dan tunggu sampai 30 menit baru boleh menyikat gigi. Dan jika anda mengonsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan manis bisa menyikat gigi 20 menit setelah makan.

Salah pilih sikat gigi atau pasta gigi

Tidak boleh menggunakan sikat gigi yang sudah terlalu lama dan using, biasanya bulu sikatnya sudah rusak dan posisinya sudah tidak benar. Setidaknya gantilah sikat gigi selama tiga bulan sekali. Pilihlah sikat gigi yang tidak terlalu keras dan memiliki bulu sikat yang lembut. Dalam memilih pasta gigi juga anda harus berhati-hati, jangan sampai salah pilih. Pasta gigi memiliki peranan penting untuk menjaga kekuatan gigi, beberapa pasta gigi ada yang mengandung pemutih atau pengontrol tartar, hal itu kurang bagus untuk gigi. Hal tersebut perlu dihindari karena dapat mengikis gigi. Jadi pilihlah yang hanya mengandung flourida saja.

Tidak flossing

Tidak banyak yang mengetahui flossing. Flossing alias menggunakan benang gigi. Pasalnya menyikat saja tidak cukup, harus dilakukan flossing. Karena menyikat hanya bisa menjangkau bagian luar gigi saja, tidak sampai ke sela-selanya. Fungsi flossing sendiri tidak hanya membersihkan plak di sela gigi saja, tapi juga bisa mengurangi resiko penyakit gusi dan bau mulut. disarankan melalukan flossing sebelum menyikat gigi. Konsultasikanlah pada dokter gigi sebelum menggunakan flossing.

Pakai obat kumur setelah gosok gigi

Sangat disarankan untuk menggunakan obat kumur yang mengandung fluorida karena dapat membantu mencegah kerusakan gigi. Dalam menggunakan obat kumur juga dibutuhkan jeda waktu yang tepat. Misalnya, bisa dilakukan setelah makan siang. Jangan makan atau minum, tunggu selama 30 menit setelah menggunakan obat kumur.

Jarang gosok gigi

Setiap hari menyikat gigi sebaiknya dilakukan saat pagi hari dan malam saat akan tidur. Jangan anggap remeh jika anda jarang gosok gigi. Kuman dan bakteri menyerang gigi anda dan bisa mengakibatkan gigi berlubang dan bau mulut.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Agar Terhindar Dari Sakit Gigi

Demikianlah beberapa informasi tentang menyikat gigi yang benar, semoga bermanfaat untuk anda.