Cara Klaim Asuransi Jiwa Agar Disetujui

By | 31/07/2019

Cara Klaim Asuransi Jiwa Agar Disetujui. Cara klaim asuransi jiwa sebetulnya sudah banyak diinformasikan oleh pihak asuransi. Ada yang dalam bentuk brosur cetak/elektronik, ada pula yang tertera di situsnya. Tapi ada saja keluhan soal cara klaim asuransi agar disetujui. Coba googling soal perkara klaim asuransi jiwa yang terhambat atau ditolak. Pasti banyak.

 

asuransi jiwa

Walau begitu, harus diakui ada beberapa info tentang cara klaim asuransi jiwa yang tidak jelas benar. Mungkin ada beberapa istilah yang masih samar. Mungkin juga ada syarat dan ketentuan yang belum diberitahukan. Sebagai konsumen, kita sejatinya bisa meminta kejelasan langsung sebelum menandatangani kontrak asuransi jiwa. Sebelum betul-betul paham, tunda dulu penandatanganan. Cari tahu seluk-beluk asuransi dari banyak sumber.

Namun masih banyak di antara kita yang belum punya kesadaran untuk bertanya hingga sedetail mungkin. Yang paling kerap dilihat cuma jumlah uang pertanggungan dan fasilitas-fasilitas yang mengiringi. Orang yang mengajukan klaim asuransi jiwa bukanlah tertanggung alias pemegang polis, melainkan ahli waris yang disebut dalam polis. Misalnya suami menjadi tertanggung, bisa istri atau anak yang mengajukan klaim.

Jadi soal klaim asuransi jiwa seharusnya menjadi urusan bersama dalam keluarga. Semua anggota keluarga yang sudah akil balig sebaiknya tahu cara klaim asuransi jiwa. Secara umum, cara klaim asuransi jiwa diawali dengan melaporkan kematian tertanggung ke pihak asuransi. Setelah itu, mengumpulkan berkas-berkas terkait dan menunjukkannya ke pihak asuransi.

Lalu pihak asuransi akan memeriksa kelengkapan berkas dan melakukan penyelidikan. Bila klaim dinyatakan diterima, uang pertanggungan akan cair. Berikut ini detailnya.

  1. Urus surat kematian ke kantor catatan sipil setempat. Jika tertanggung meninggal di rumah sakit, minta surat keterangan dari rumah sakit itu. Bila tertanggung meninggal di rumah, surat keterangan bisa dimintakan ke puskesmas terdekat.
  2. Bawa surat kematian beserta polis asli serta kartu tanda penduduk dan kartu keluarga ke kantor asuransi. Formulir klaim bisa diminta sekalian diisi di sini. Ada juga formulir yang tersedia di situs asuransi untuk di-download sendiri untuk kemudian diisi.

Ada pula asuransi yang menerima klaim lewat email atau kurir ekspedisi. Disarankan mengurus klaim langsung ke kantor sehingga bila ada yang kurang bisa langsung diinformasikan dan dilengkapi.

Harus diingat bahwa dalam polis diatur syarat klaim kematian yang diterima. Di antaranya:

– Tidak sedang berbuat kriminal
– Polis tidak sedang dalam masa tunggu
– Klaim diajukan sebelum kedaluwarsa
– Klaim diajukan oleh ahli waris yang disebut dalam polis
– Berkas harus lengkap

  1. Berkas yang biasanya diminta disertakan selain akta kematian dan data diri dan polis tertanggung antara lain:

– Surat keterangan polisi jika meninggal karena kecelakaan atau kasus kriminal
– Dokumen hasil pemeriksaan dari rumah sakit bila meninggal di rumah sakit
– Identitas diri ahli waris

  1. Pihak asuransi akan memeriksa berkas dan menerimanya jika dinyatakan lengkap. Setelah itu, tim analis asuransi akan bekerja untuk menentukan apakah klaim diterima atau tidak. Durasi investigasi ini bervariasi, biasanya 1-4 pekan.

Tapi ada juga asuransi jiwa yang menerapkan jalur khusus yang lebih cepat. Namun ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, seperti sudah lebih dari dua tahun menjadi klien asuransi itu dan klaim diajukan langsung ke kantor.

  1. Setelah hasil analisis keluar, ahli waris akan menerima pemberitahuan lewat telepon, email, atau SMS. Pemberitahuan itu bisa berisi klaim diterima, klaim ditunda, atau klaim ditolak. Jika klaim diterima, selanjutnya akan ada pemberitahuan kapan uang pertanggungan bisa dicairkan.
  2. Uang pertanggungan diterima ahli waris.

Dari penjabaran cara klaim asuransi jiwa itu, bisa ditarik kesimpulan bahwa salah satu faktor yang memastikan klaim disetujui adalah berkas harus lengkap. Maka sebaiknya bikin check list atau daftar berkas yang harus disediakan sebelum berangkat ke kantor asuransi.

Baca juga: Cara Tercepat Untuk Menghilangkan Lemak Perut Dalam 7 Hari

Tak perlu sungkan menghubungi kantor asuransi jiwa itu untuk meminta poin-poin berkas apa saja yang harus dibawa. Konsultasi kepada agen yang dulu menjual polis asuransi jiwa tersebut juga diperlukan.

Faktor lainnya adalah:

– Pastikan polis itu aktif, tidak ada tunggakan premi
– Penyebab kematian sesuai dengan ketentuan polis
– Pengajuan klaim tidak melebihi batas waktu maksimal (umumnya 30 hari setelah meninggal)

Pihak asuransi jiwa selaku unit bisnis tentu tak mau gegabah dalam mengabulkan klaim. Sebab, itu akan mempengaruhi labanya. Karena itulah prosedur klaim dibuat ketat sampai-sampai terkesan menghambat. Padahal sejatinya tidak begitu.

Komunikasi dengan pihak asuransi amat krusial dalam upaya memastikan klaim asuransi jiwa disetujui. Bila perlu, rekam komunikasi itu sehingga bisa dikonfrontasikan ketika ada perbedaan dalam omongan dan praktik.