Bahaya Rokok Pada Ibu Hamil

bahaya rokok untuk ibu hamil
bahaya rokok untuk ibu hamil

Bahaya Rokok Pada Ibu HamilMerokok dapat merusak tubuh. Bahkan tidak ada hal positif dari merokok. Seluruh anggota tubuh secara perlahan tapi pasti akan rusak akibat merokok. Khususnya bagi wanita yang suatu saat pasti akan menikah dan hamil.

Jika seorang wanita sudah menjadi perokok aktif dari sebelum dia menikah akan sangat berbahaya jika dia sedang hamil. Karena akan sulit sekali untuk tidak merokok.

Bahaya dari Sebatang Rokok

Apakah anda tahu bahaya dari sebatang rokok? Jika anda tahu tentu anda tidak akan merokok. Apalagi jika anda seorang ibu hamil.  Bahaya yang menanti jika saat anda hamil dan terus merokok. Saya akan jelaskan apa saja yang ada pada satu batang rokok. Jangan pernah menyepelekan kandungan dan zat-zat pada rokok. Dilansir dari Wikipedia terdapat 4000 zat berbahaya dalam 1 batang rokok.

Bagi para Ibu hamil sebaiknya menghindari rokok apalagi jika perokok aktif usahakan berhenti. Asap  rokok saja sudah menganggu terlebih lagi merokok. Pada rokok terdapat kandungan seperti Nikotin, Benzene, Cadmium, Metanol, Sianida, Tar, Asetilena, Amonia, Arsenik, juga Karbon Monoksida dan masih banyak bahan kimia lainnya. Jika anda merokok pada saat hamil, ini beberapa masalah yang bisa terjadi pada janin anda.

Prematur

Bahaya jika ibu hamil merokok salah satunya yaitu prematur. Usia kandungan yang seharusnya 37 minggu ( 9 bulan )bisa terganggu dan mengakibatkan bayi lahir prematur. Itu disebabkan karena kandungan nikotin membuat bayi dalam janin tidak mampu bertahan lama.

Berat Badan Rendah

Bayi dengan berat badan yang rendah biasanya terjadi pada  bayi yang lahir karena prematur. Bayi yang memiliki berat badan rendah kurang dari 2,5 kg atau setara dengan 2.500 gram. Bukan hanya berat badan saja yang rendah, namun organ bayi juga belum berkembang secara sempurna.

Bayi Rentan Terkena Infeksi

Bahaya dari kandungan rokok pada janin yaitu rentan pada berbagai macam infeksi. Infeksi itu seperti infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran pencernaan, infeksi paru-paru dan masih banyak infeksi lainnya. Gangguan tersebut dialami oleh perokok aktif ataupun perokok pasif.

Gangguan Sindrom

Ganguan sindrom juga bisa terjadi pada janin anda. Bahaya dari sindrom bisa menyebabkan kematian pada bayi yang baru saja dilahirkan. Gangguan sindrom menyebabkan bayi yang dilahirkan mengalami gangguan down sindrome.

Menganggu Susunan Syaraf Pusat

Bahaya lain dari merokok saat hamil dapat mengganggu susunan syaraf pusat di kepala janin. Rokok  menyerang susunan syaraf pusat tersebut mengganggu dari usia awal kehamilan. Janin yang terganggu susunan syaraf pusatnya bisa mengalami gangguan berfikir dan menganggu kecerdasan janin.

Gangguan Jantung

Saat ibu hamil memasuki usia kehamilan awal dari minggu ke empat dan lima bisa kena gangguan jantung atau kelainan jantung. Penyebabnya yaitu racun pada rokok bisa merusak pembuluh darah di jantung.  Jantung dan juga pembuluh darahnya akan mengalami gangguan serta kelainan lainnya.

Keguguran

Bahaya dari merokok saat kehamilan, ada kemungkinan anda mengalami keguguran saat hamil. Dikarenakan saat janin masih berusia sangat muda, janin tersebut sudah terkontaminasi oleh berbagai macam racun dan zat berbahaya dari rokok.

Janin Mati Di Dalam Kandungan

Ibu hamil yang merokok saat hamil bisa menyebabkan janin mati di dalam kandungan. Sehingga pada saat waktunya dia melahirkan bayinya  ke dunia ternyata sudah mati di dalam kandungannya dampak dari kandungan bahaya rokok.

Bayi Mengalami Masalah Perilaku

Bayi yang dilahirkan dari seorang wanita perokok bisa menyebabkan masalah lainnya seperti masalah perilaku. Hal  tersebut adalah hasil efek jangka panjang dari sang ibu yang merokok. Bayi mengalami perilaku yang hiperaktif, bayi mengalami masalah konsentrasi dan memiliki perilaku  menyimpang. Penyebabnya masalah tersebut dikarenakan pembuluh darah di plasenta saat di dalam kandungan mengalami penyempitan.

Bayi Terkena Penyakit Paru-Paru

Bayi yang dilahirkan dari seorang perokok rentan terkena penyakit paru-paru. Organ paru-paru bayi juga tidak dapat berkembang sempurna akibat dari racun dan zat berbahaya dari rokok. Dan pada saat dilahirkan, bayi sudah mengalami gangguan dan penyakit paru-paru dari sejak ada di dalam kandungan.

Gangguan Kolik

Gangguan ini terjadi karena asap rokok yang menganggu Bayi dan membuat bayi bisa menangis lebih dari tiga jam dalam sehari dan membuat Ibu merasa terhadap bayinya sendiri.

Agar hal tersebut tidak terjadi pada bayi anda, ada baiknya ibu hamil untuk menghindari asap rokok dan juga menghindari merokok.

Asma

Penyakit atau gangguan pernafasan seperti asma biasanya dialami oleh bayi yang dilahirkan dari rahim wanita perokok. Itu disebabkan ibu hamil yang tetap merokok saat masa kehamilannya, bayi akan mengalami penyempitan saluran pernafasan sehingga resiko terkena asma cukup tinggi.

Infeksi Saluran Pernafasan

Infeksi saluran pernapasan rentan terjadi pada janin. Zat-zat yang beracun masuk melalui ibu hamil yang perokok aktif masuk ke dalam saluran pernafasan bayi dan menyebabkan bayi terkena infeksi.

Cacat

Setiap orangtua tentu menginginkan bayi mereka terlahir sempurna, dari bentuk fisik dan organ dalam sehat. Tapi, jika ibu hamil merokok terus menerus maka keinginan untuk memiliki bayi sempurna akan terganggu, karena kandungan racun rokok mengganggu perkembangan janin. Ada kemungkinan mengalami cacat misalnya cacat bawaan di kaki, tengkorak kepala, jantung dan yang lainnya.

Gangguan Kesuburan

Dampak buruk rokok adalah dampak jangka panjang. Tidak hanya ibu yang perokok aktif tapi janin juga akan mengalami gangguan kesuburan. Kalau  anda sedang hamil dan anda tidak berhenti  merokok berarti anda telah menghancurkan masa depan anak anda sendiri. Hal itu disebabkan racun rokok yang masuk ke janin mengakibatkan bayi akan mengalami gangguan kesuburan saat dia beranjak dewasa. Akan kesulitan mendaptkan keturunan di masa yang mendatang sekalipun anak anda bukanlah seorang perokok.

Tidak banyak  ibu yang menyadari jika merokok membahayakan dirinya. Saat ibu sedang mengandung resikonya akan berakibat fatal.

Pendarahan

Ibu yang merokok saat dirinya hamil bisa menyebabkan pendarahan atau flek bahkan  setelah persalinan.

Gangguan plasenta

Zat-zat pada rokok yang dapat merusak tubuh anda khususnya para wanita yaitu Placental abruption. Gangguan pada plasenta tidak dapat terelakan jika ibu hamil tetap merokok.Plasenta bayi terpisah dengan dinding rahim pada saat ibu hamil hingga proses persalinan.

Biasanya, plasenta baru akan keluar setelah melahirkan, akan tetapi pada ibu hamil perokok aktif akan mengalami plasenta keluar sebelum bayi dilahirkan. Plasenta merupakan jaringan penting bagi tubuh bayi terutama untuk perkembangan, pertumbuhan serta sebagai jalur makanan bagi bayi di dalam rahim. Gangguan plasenta lainya bernama plasenta previa membuat seluruh atau sebagian jalan lahir tertutup dengan plasenta bayi.

Pecah ketuban dini

Tentu anda ingin proses persalinan tepat pada waktunya dan berjalan lancar. Tapi Bahaya yang menanti para ibu yang merokok saat kehamilan bisa menyebabkan ibu mengalami  pecah ketuban dini. Bahaya bagi si bayi sangat buruk. Pecahnya air ketuban biasanya saat akan melahirkan tapi jika pecah ketuban dini besar kemungkinan itu adalah keguguran. Tentu anda tidak menginginkan hal itu terjadi.

Perubahan tali pusar

perubahan tali pusar pada ibu hamil bisa terjadi jika anda merokok. Jangan anggap remeh masalah ini. Fungsi tali pusar adalah saluran makanan pada janin. Bila tali pusarnya berubah maka asupan bagi bayi dalam menyerap nutrisi bisa terganggu.

Ada banyak bahaya pada perokok aktif, tapi tidak sedikit juga pada perokok pasif. Berikut ini penjelasannya.

Bahaya Perokok Pasif

Perokok pasif memang tidak merokok secara langsung, tapi menghirup Asap rokok dari perokok aktif. Dan bahayanya justru lebih besar dari perokok aktif. Mengapa? Itu disebabkan karena perokok pasif mengirup semua asap rokok yang ada disekitarnya sedangkan perokok aktif hanya sedikit menghirup asap rokoknya sendiri. Dan kandungan zat bahaya asap rokok seperti Nikotin, tar, karbon monoksida dan lainnya dapat menganggu janin anda.

Resikonya mirip seperti ibu hamil perokok aktif yang sudah dijelaskan diatas. Sebaiknya bagi  ibu hamil menghindari para perokok aktif supaya tidak menjadi perokok pasif dan mebahayakan anda dan janin.

Bagaimana cara berhenti merokok sebelum atau selama kehamilan ?

Jika anda menginginkan bayi sehat tentu harus didukung dari tindakan anda untuk menjaga kesehatan. Yakinkan diri anda untuk berhenti merokok.

  • Sembunyikan atau kalau bisa jangan beli benda-benda yang menyebabkan anda ingin merokok.
  • Minta saran pada orang yang dulunya merokok dan berhasil berhenti merokok.
  • Kurangi minum yang mengandung kafein seperti kopi.
  • Cobalah aktivitas lainnya untuk mengganti kegiatan merokok dengan hal-hal berguna misalnya jalan-jalan keliling sekitar rumah atau cari hobi baru misalnya membaca buku, membuat kerajinan, memasak, olahraga dan lain-lain.

Masa kehamilan seharusnya menjadi hal yang menyenangkan karena anda akan memiliki seorang anak. Tetapi tanggung jawab untuk menjaga kehamilan sangatlah penting. Anda tentu tidak menginginkan hal buruk terjadi pada bayi anda. Maka mulailah dari diri sendiri untuk menjaga gaya hidup dan pola makan yang benar. Hindari merokok dan asapnya. Berolahraga ringan untuk memaksimalkan kesehatan anda dan janin anda.