6 Masalah Yang Akan di Hadapi Ibu Baru Setelah Melahirkan

Diposting pada
6 Masalah Yang Akan di Hadapi Ibu Baru Setelah Melahirkan
Masalah Yang Akan di Hadapi Ibu Baru Setelah Melahirkan

6 Masalah Yang Akan di Hadapi Ibu Baru Setelah MelahirkanMenjadi seorang ibu adalah sebuah kebahagian yang besar. Tapi menjadi ibu baru merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Anda yang baru saja melahirkan. Memiliki bayi memang menyenangkan, namun Anda harus siap dengan peran baru Anda sebagai ibu setelah bayi lahir agar anda tidak kaget.

Ada banyak hal yang harus Anda lakukan setelah melahirkan dan mungkin beberapa dari Anda akan mengalami kesulitan karena banyak perubahan yang terjadi.

Beberapa hal tak terduga ini, mungkin saja terjadi di minggu-minggu pertama Anda menjadi ibu baru. Berikut keluhan setelah melahirkan normal: 

6 Masalah Yang Akan di Hadapi Ibu Baru Setelah Melahirkan

Tidak Bisa Langsung Menyusui Setelah Melahirkan

Banyak sekali saran yang mengatakan bahwa susuilah bayi Anda sesegera mungkin setelah lahir. Semakin cepat bayi Anda bisa menyusui, semakin mudah bagi Anda untuk memberikan ASI eksklusif dengan lancar pada bayi. Namun faktanya menyusui segera setelah melahirkan tidak mudah dilakukan oleh beberapa ibu.

Ada beberapa masalah yang dapat terjadi seperti ASI yang belum keluar, puting ibu terlalu besar untuk mulut bayi, puting lecet, dan masalah lainnya yang membuat ibu sulit untuk menyusui bayi setelah lahir.

Tak hanya sampai disitu, beberapa bayi pun ada yang tidak ingin menyusu segera setelah lahir. Sebagian besar bayi biasanya tidak mau makan selama 15-30 menit setelah lahir, seperti yang dikatakan oleh Dr. Michele Hakakha, M. D., FACOG, dikutip dari The Bump. Menyusui memang bukan hal yang mudah, Anda harus sabar dan jangan mudah putus asa untuk tetap memberikan ASI eksklusif pada bayi Anda.

Disaat bayi terlihat tidak ingin menyusu, sebaiknya jangan paksa bayi untuk menyusu. Yang harus Anda lakukan sekarang adalah tetap menggendongnya erat. Selama menggendong, kontak kulit antara ibu dan bayi sangatlah penting untuk meningkatkan ikatan batin ibu dan bayi.

Pendarahan

Pendarahan juga dapat terjadi bersama dengan gumpalan. Ini bisa berlangsung selama beberapa minggu dan mungkin secara bertahap berhenti sendiri. Mirip dengan pendarahan saat menstruasi, namun ini bukan menstruasi.

Perut Tidak Langsung Mengecil

Setelah melahirkan tak sedikit wanita yang berharap badannya bisa kembali ke bentuk semula. Walaupun setelah bayi lahir beberapa kilogram berat badan Anda akan berkurang karena bayi, ari-ari, dan cairan ketuban sudah keluar, namun perut Anda masih terlihat tetap besar. Perut anda akan berangsur mengecil tapi membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 6 minggu sehabis melahirkan.

Baca Juga: Penyakit Yang Sering Terjadi Pada Wanita

Melakukan diet pada saat setelah melahirkan, bukan menjadi solusi, justru bisa menjadi masalah, bukan hanya untuk Anda tapi juga bagi bayi anda. Setelah melahirkan, Anda masih harus makan banyak dan mencukupi kebutuhan nutrisi Anda. Mengapa? Nutrisi ini diperlukan oleh tubuh untuk membuat ASI, sehingga ASI bisa keluar dengan lancar dan Anda bisa lebih mudah menyusui bayi Anda.

Melakukan olahraga ringan adalah solusi terbaik agar berat badan Anda tidak terus bertambah. Mulailah dengan berjalan kaki atau naik turun tangga dan latihan kegel untuk menguatkan otot dasar panggul Anda setelah melahirkan.

Kurang Tidur

Setelah kelahiran bayi anda  maka kehidupan Anda akan disibukkan dengan kegiatan mengurus bayi Anda yang baru lahir. Tentunya bukan hal mudah  dan kadang membuat Anda kurang tidur sehingga membuat anda cepat merasa lelah. Sedangkan Anda butuh stamina yang prima untuk mengurus bayi dan juga mengurus keperluan rumah tangga Anda.

Supaya waktu tidur Anda cukup, sebaiknya Anda tidur saat bayi Anda tidur – bahkan jika hanya sebentar. Ingat, di malam hari mungkin Anda juga harus terbangun untuk menyusui bayi Anda jika ia ingin. Sebenarnya, Anda bisa membiasakan bayi untuk terus tidur di malam hari dengan cara membuat kamar tidur bayi gelap dan sejuk di malam hari. Serta, membiarkan cahaya masuk ke kamar pada siang hari.

Perubahan fisik

Setelah melahirkan, banyak perubahan yang terjadi pada tubuh anda. Hal ini kadang membuat Anda merasa sakit. Mulai dari payudara Anda yang membesar dan terasa sakit beberapa hari setelah melahirkan. Kemudian rasa sakit di sekitar rahim Anda, ini karena rahim akan terus mengalami kontraksi selama beberapa hari setelah melahirkan.

Baca Juga:  Manfaat Olahraga Untuk Kesehatan

Jika Anda melahirkan normal dan memiliki episiotomi, Anda mungkin akan merasa sakit di bagian ini saat Anda bersin atau batuk. Anda mungkin juga akan kesulitan duduk atau berjalan. Anda juga bisa mengalami sembelit, wasir, inkontinensia urin, dan perdarahan (lokia) setelah melahirkan.

Mood Naik-Turun

Selain dari perubahan fisik yang dialami ibu setelah melahirkan, perubahan emosional juga kerap dialami seorang ibu. Perasaan Anda bisa campur aduk setelah melahirkan. Ada perasaan bahagia, senang, kesal, ingin marah, sedih, kecewa, cemas, bahkan depresi. Hal ini wajar dialami seorang ibu yang baru beberapa hari setelah melahirkan. Biasanya, hal ini dikenal dengan istilah “baby blues”.

Baby blues mungkin terkait dengan perubahan fisik (termasuk perubahan hormonal, kelelahan, dan melahirkan yang tidak direncanakan). Penyesuaian diri Anda ke dalam peran baru sebagai ibu juga dapat menjadi alasan mengapa Anda mengalami baby blues. Namun jangan khawatir, baby blues biasanya akan berangsur menghilang dalam waktu 1-2 minggu seiring dengan kematangan emosional Anda yang makin berkembang sebagai ibu baru.

Sekian ulasan saya semoga bermanfaat  bagi anda. Selamat bagi anda yang baru memiliki seorang bayi. Selamat berjuang merawat anak anda. Terima kasih.